Gangguan Bipolar Disorder

Gangguan Bipolar Disorder


Gangguan Bipolar adalah suatu kondisi kejiwaan yang mengalami pertubahan mood secara drastis dan cepat. Seseorang yang mengalami gangguan bipolar – Bipolar Disorder akan mengalami ayunan emosional seperti jet coster. Ada saat dimana penderita merasakan emosi girang yang luar biasa, kemudian berubah secara mendadak tanpa ada alasan yang jelas menjadi depresi. Periode ayunan emosi ini bisa berlangsung sangat cepat dan berulang.

Gejala Bipolar Disorder

Saat penderita mengalami ketinggian emosi rasa girang, disebut episode manik, biasanya muncul secara tiba tiba, bisa bertahan beberapa minggu atau beberapa bulan. Selama periode manik orang tersebut mengalami lonjakan mood tiba tiba dan merasakan suatu kegembiraan yang luar biasa, euforia dan rasa optimistis. Penderita tampak sangat energik, menjadi orang yang sangat suka bergaul, bahkan terkadang menjadi orang yang suka memaksa orang lain.

Orang normal akan menyadari adanya suatu keanehan terhadap penderita yang merrasa girang yang berlebihan. Adalah hal yang wajar apabila seseorang menjadi sangat gembira apabila memenangkan undian berhadiah, akan tetapi akan terasa aneh kalau ada orang yang sangat luar biasa girang hanya karena hari ini hari senin.

Penderita gangguan bipolar cenderung berbicara sangat cepat, pikiran dan arah pembicaraan melompat lompat berganti topik. Lawan bicara sulit menyela pembicaraannya. Mereka menjadi sangat murah hati, memberikan sumbangan yang besar atau barang yang sangat mahal. Penderita tidak bisa duduk tenang dan tidur dengan nyenyak. Meskipun terlihat kurang tidur, bangun lebih pagi bahkan terkadang penderita bisa tidak tidur selama berhari hari, tetapi tidak merasa lelah dan tetap selalu bersemangat. Meskipun mereka mempunyai cadangan energi berlebihan, tetapi mereka tidak memiliki kemampuan mengorganisasi tindakan mereka. Rasa girang yang berlebihan mengganggu kemampuan mereka dalam bekerja secara normal.

Orang dengan gangguan bipolar yang berada pada episode manik umumnya mengalami perasaan self esteem yang meningkat sangat ekstrem. Bahkan ada kalanya mengalami delusi akan kebesaran diri sendiri, merasa mampu memecahkan masalah dunia atau merasa mampu menciptakan sesuatu hal yang besar, meskipun mereka tidak mempunyai pengetahuan dan bakat khusus. Mereka bisa berbicara banyak hal mengenai masalah yang sebenarnya hanya diketahui secara minim, seperti bagaimana mengatasi masalah kemiskinan di dunia, bagaimana menciptakan tatanan sosial masyarakat baru.

Kreativitas dan Gangguan Kejiwaan Bipolar

Beberapa ahli pengamat mencatat adanya hubungan antara gangguan bipolar dengan kreativitas. Banyak penulis, artis, dan komposer terkenal tampaknya mengalami gangguan mood seperti gangguan bipolar. Seperti pelukis Michelangelo dan Vincent Van Gogh, komposer William Schumann dan Peter Tchaikovsky, penulis puisi Alfred Lord Tennyson,Emily Dickinson, Walt Whitman dan Sylvia Plath, novelis Virginia Woolf dan Ernest Hemingway. Mungkin beberapa orang kreatif dapat menyalurkan energi yang kelihatanya tanpa batas dalam periode manik tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan kemampuan ekspresif mereka.

Tanda Gangguan Bipolar

Penderita gangguan bipolar cenderung mengambil banyak tugas yang melebihi kemampuan mereka, bisa cepat berubah pikiran. Bisa terjadi mereka tiba tiba keluar dari pekerjaan untuk mendaftar kuliah hukum, menjadi pelayan restoran, mendaftar menjadi relawan sosial. Penderita bisa  mengalami masalah keuangan karena menghabiskannya tanpa perhitungan, atau menyetir secara ugal ugalan. Pada kasus yang parah, penderita dapat mengalami gangguan berpikir seperti orang yang menderita skizofrenia. Mereka kadang bisa mengalami halusinasi seperti bisa berbicara dengan Tuhan.

Beberapa orang dengan gangguan bipolar yang muncul secara berulang berusaha bunuh diri pada saat mood bergerak turun dari fase manik. Mereka akan melakukan hal apapun agar bisa lari dari kedalaman depresi yang mereka rasakan.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kecemasan

Referensi : http://behavenet.com/bipolar-i-disorder#301